Minggu, 10 Juni 2012

WARTA BULAN JUNI 2012


Setelah kita melewati Bulan Devosi Maria pada bulan Mei yang lalu, dalam bulan Juni kita memasuki fokus yang baru dalam perjalanan rohani kita. Pertama, kita menghantar anak-anak untuk menerima komuni pertama. Kedua, kita mengisi liburan sekolah anak-anak dan OMK Paroki. Ketiga, kita mulai berproses untuk pembangunan ruang Adorasi dan renovasi pastoran.

Komuni Pertama bukan hanya perayaan Liturgis, tetapi sekaligus perayaan paguyuban. Dalam peristiwa ini selain kita hantar untuk menyambut komuni kudus untuk pertama kali, anak-anak juga kita hantar untuk memasuki jenjang atau kategori Remaja Katolik Paroki. Kita sambut kehadiran mereka dan kita pikul tugas untuk menyertai perjalanan mereka selanjutnya sebagai paguyuban Remaka.

Pelayanan bagi Remaja Katolik Paroki tidak mudah. Kita belum mampu menyediakan pendamping dalam jumlah yang cukup. Kreativitas kita untuk mendampingi mereka juga masih terbatas. Kita harus berbenah banyak. Pendahuluan untuk persiapan komuni pertama merupakan modal yang besar untuk kita lanjutkan dalam proses bina lanjut kelompok ini. Pembekalan-pembekalan yang diadakan oleh Keuskupan untuk para pembina perlu kita manfaatkan dengan sungguh-sungguh. Sarana-sarana yang ada yang sudah kita miliki perlu dimanfaatkan secara maksimal. Kita taruh harapan yang besar anak-anak kita ini menjadi tonggak yang kokoh untuk Gereja.

Pendampingan Remaja dan OMK selama liburan sekolah termasuk salah satu bentuk untuk mewujudkan harapan itu. Dalam kegiatan bersama selama liburan sekolah, kita menyertai mereka tidak hanya untuk melepas kejenuhan, tetapi juga berlatih membangun hidup persekutuan dan membangkitkan potensi-potensi kreativitas mereka. Satu semangat yang hendak ditanamkan dalam batin anak-anak melalui kegiatan ini ialah semangat sebagai Anak Terang. Anak Terang menawarkan cara pandang positif terhadap diri sendiri dan segala potensinya. Kita boleh berharap ketika anak-anak mampu menilai diri secara positif maka mereka pun mampu untuk menaruh rasa hormat dan kepedulian kepada sesama dan lingkungan sekeliling mereka.

Proses pembangunan rumah adorasi dan renovasi pastoran tidak lepas dari wacana pendampingan bagi anak-anak dan OMK paroki kita. Dengan tersedianya rumah adorasi dan ruang katekese, kita berharap dapat terwujud proses bina yang utuh bagi anak-anak kita. Selain soal pemahaman akan misteri iman, mereka juga mendapatkan ruang untuk mengungkapkan pengalaman imannya dalam tindakan-tindakan yang konkret, baik secara pribadi maupun bersama. Kita dukung upaya panitia yang mulai berproses pada bulan Juni ini sampai nanti mereka dapat menyelesaikan seluruh program yang direncanakan.